Senin, 11 Agustus 2014

3.5 Memahami Kinerja I/O BUS Jaringan Kompter

02.05 Posted by Unknown 1 comment


Pengertian Input dan Output :
1. Pengertian Input:
Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor. Sebuah perangkat input adalah komponen piranti keras yang memungkinkan user atau pengguna memasukkan data ke dalam komputer, atau bisa juga disebut sebagai unit luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke dalam mikroprosesor.

2. Pengertian Output:
Output adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan. Artinya komputer memproses data-data yang diinputkan menjadi sebuah informasi. Yang disebut sebagai perangkat output adalah semua komponen piranti keras yang menyampaikan informasi kepada orang-orang yang menggunakannya.

Secara umum, I/O Hardware terdapat beberapa jenis :
-Storage ( Device penyimpanan )
-Transmission Device (Network card,Modem)
-Human –Interface Device (Screen,Keyboard,Mouse)

Device tersebut dikendalikan oleh instruksi I/O. Alamat-alamat  yang dimiliki oleh device akan digunakan oleh  direct I/O instruction dan memory-mapped I/O.
Beberapa konsep yang umum digunakan ialah : port, bus (daisy chain/ shared direct access), dan controller (host adapter.

o Port adalah koneksi yang digunakan oleh device untuk berkomunikasi dengan mesin.
o Bus adalah koneksi yang menghubungkan beberapa device menggunakan  kabel-kabel.
o Controller adalah alat-alat elektronik yang berfungsi untuk mengoperasikan port, bus, dan device.

Cara kerja peripheral dengan bandwidth tinggi (missal scsi yang mempunyai kecepatan data yang tinggi) dapat disambung dengan bus PCI.

BUS PERIPHERAL COMPONENT INTERCONNECT (PCI)

Bus PCI adalah contoh yang baik dari sistem bus yang muncul dari kebutuhan standarisasi. Bus tersebut mendukung fungsi yang terdapat dalam bus prosesor tetapi dalam format terstandarisasi yang lepas dari prosesor tertentu. Perangkat yang terkoneksi ke bus PCI tampak bagi prosesor seakan dihubungkan secara langsung ke bus prosesor. Perangkat tersebut diberi alamat dalam ruang alamat memori pada prosesor.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoQPz77I8YhdHTjXXEl9Sh-IzvDocmCxoiXwUVglqqfoRbA6ujinATnwLp4-gb1APo6MODel0njBRTlXf4wzI5CNnX7LLlkZv1tvzockSW-x0M6vujhn5ToWm3tSWUaQuuqX-rhmH4pbs/s1600/Presentation2.jpg
http://ekofitriyanto.wordpress.com

Selasa, 05 Agustus 2014

3.4 Memahami Protokol Komunikasi Komputer Jaringan

21.21 Posted by Unknown No comments

Protokol Komunikasi Komputer
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer. TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah :
  1. Protokol lapisan aplikasi
  2. Protokol lapisan antar-host
  3. Protokol lapisan internetwork
  4. Protokol lapisan antarmuka jaringan
UDP ( User Datagram Protokol)
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
  • Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
  • Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi.
  • UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.
  • UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.
Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
  1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
  1. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
  1. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.

Serial Line Internet Protocol
Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.

Internet Control Message Protocol (ICMP)
adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.

POP3 (Post Office Protocol)
POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
adalah suatu  protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan :
1. Email Address: contoh —> anda@domainanda.com
2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com
3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com
4. Account Name : anda@domainanda.com
5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon
atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser maka web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.

HTTPS
https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual.
Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’

SSH (Sucure Shell)
SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh, karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin.

Telnet (Telecommunication network)
Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

FTP ( File Transfer Protocol )
FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous & password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
Tujuan FTP server adalah sebagai beikut :
  1. Untuk men-sharing data.
  1. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
  1. Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi User.
  1. Untuk menyediakan tranper data yang reliable dan efisien.
LDAP
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.

SSL (Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL digunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan. 

Sumber : http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2013/06/24/jenis-jenis-protokol-dan-fungsinya-pada-jaringan-komputer-571903.html 

3.3 Memahami Jenis - Jenis Peripheral Jaringan

21.11 Posted by Unknown No comments
Peripheral Jaringan Komputer
Ada 3 macam perangkat jaringan yaitu :

1. Router
Router untuk mengatur administrasi jaringan (lalu lintas jaringan). Untuk memproxy (penghalang) jaringan yang tidak dikehendaki untuk dibuka. Alat ini bisa digunakan untuk memberi kecepatan pada komputer client dari server. Dengan media penyambung kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) atau STP (Shielded Twisted Pair).

2. Switch
Switch untuk menghubungkan satu komputer ke komputer lain. System kerjanya hampir sama dengan Router, bedanya tidak bisa memberikan IP lokal, tidak seperti Router tapi lebih bagus Router dibandingkan switch. Switch tidak bisa membagi kecepatan, tidak seperti Router yang bisa membagi kecepatan.

3. Access Point
menghubungkan internet ke komputer I ke komputer yang lain (menggunakan wireless (tanpa kabel). Access Point menggunakan wireless, tanpa kabel tapi menggunakan jaringan bukan hanya komputer atau laptop saja yang bisa menerima jaringannya, tapi handphone pun ada menggunakan fasilitas wirelessnya seperti blackberry dll.

Jenis – jenis kabel jaringan

1. Kabel coaxial
2. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
3. Kabel STP (Shielded Twisted Pair).

Jenis – jenis Konector
1. Rj – 11 ---- modem 56 kbps
2. Rj – 45 ---- LAN (Local Area Nerwork) --- 10-100 mbps

Dahulu sebelum ada ADSL ada Telkom Net Instan, kalau ada yang internetan menggunakan Telkom Net Instan tidak bisa telephon, begitupun sebaliknya.. ketika ada ADSL bisa telephon dan Internetan di saat uang bersamaan dalam 1 arahan kabel. ADSL menggunakan jaringan telephon yang menyatu dengan internet. Broadband adalah keluaran baru, keluaran broadband (IM2, Starone, Smart, XL, dll). Broadband ---- pelanggan bergerak pemancar diam kalau koneksi dengan broadband bisa internetan dimana saja, asalkan membawa modemnya.

Cabling UTP

Pada jaringan komputer, kabel yang digunakan adalah kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). UTP terdiri dari 4 warna kabel yang kembar (twins)
1. putih orange
orange
2. putih hijau
hijau
3. putih biru
biru
4. putih cokelat
cokelat

Susunan kabel UTP yang kita gunakan tergantung dengan kebutuhan yaitu :
1. Straight Through
2. Cross Over

Penggunaan susunan kabel UTP
1. Straight Through : komputer ke switch, switch ke access point, switch ke router (berbeda jenis)
2. Cross Over : komputer ke komputer, switch ke switch, router ke router, modem ke modem.
Konektor yang digunakan adalah Rj – 45 yang menggunakan 8 pin.
Kabel UTP kalau sudah dibuat dicek menggunakan LAN tester.

Straight Through ke dua ujungnya memiliki kombinasi warna yang sama.
Kombinasi warna :

     pin 1
1. putih orange
2. orange
3. putih hijau
4. biru
5. putih biru
6. hijau
7. putih cokelat
8. cokelat
       pin 2

1. putih orange
2. orange
3. putih hijau
4. biru
5. putih biru
6. hijau
7. putih cokelat
8. cokelat

sedangkan Cross Over memiliki susunan 

pin 1:
1. putih orange
2. orange
3. putih hijau
4. biru
5. putih biru
6. hijau
7. putih cokelat
8. cokelat

pin 2 :

 1. putih hijau
 2. hijau
 3. putih orange
 4. biru
 5. putih biru 
 6. orange
 7. putih cokelat
 8. cokelat

Sumber : http://saeiky.blogspot.com